Showing posts with label puisi. Show all posts
Showing posts with label puisi. Show all posts

Monday, December 9, 2013

Puisi Perjuangan Kumpulan Puisi Perjuangan Wiji Thukul

Puisi Perjuangan atas ketidakadilan dan rakyat yang tertindas. kumpulan puisi perjuangan karya Wiji Thukul ini terus terang membuat saya merinding dan bergetar. Kata-katanya mengalir dengan jelas dan lugas, tanpa perlu mnegernyitkan dahi untuk memahami puisinya. Kata-kata yang jujur tanpa polesan kosmetik dan terbebas dari teori-teori puitis.

Setelah searching di google akhirnya, saya menemukan beberapa puisi lagi selain yang tersimpan di buku saya. Nah, di sini saya akan berbagi kepada sobat semua. Sumpah, setiap kali membaca puisi-puisi karya Wiji Thukul ini, saya selalu merinding....


BUNGA DAN TEMBOK

seumpama bunga
kami adalah bunga yang tak kaukehendaki tumbuh
engkau lebih suka membangun
rumah dan merampas tanah

seumpama bunga
kami adalah bunga yang tak kaukehendaki adanya
engkau lebih suka membangun
jalan raya dan pagar besi

seumpama bunga
kami adalah bunga yang dirontokkan di bumi kami sendiri

jika kami bunga
engkau adalah tembok
tapi di tubuh tembok itu telah kami sebar biji-biji
suatu saat kami akan tumbuh bersama
dengan keyakinan: engkau harus hancur!
dalam keyakinan kami
di mana pun – tirani harus tumbang!
Solo, ’87 - ‘88


Tanpa Judul

kuterima kabar dari kampung
rumahku kalian geledah
buku-bukuku kalian jarah
tapi aku ucapkan banyak terima kasih
karena kalian telah memperkenalkan
sendiri pada anak-anakku
kalian telah mengajar anak-anakku
membentuk makna kata penindasan
sejak dini
ini tak diajarkan di sekolahan
tapi rezim sekarang ini memperkenalkan
kepada semua kita
setiap hari di mana-mana
sambil nenteng-nenteng senapan

kekejaman kalian
adalah bukti pelajaran
yang tidak pernah ditulis Indonesia,

11 agustus 96


SAJAK SUARA

sesungguhnya suara itu tak bisa diredam
mulut bisa dibungkam
namun siapa mampu menghentikan nyanyian bimbang
dan pertanyaan-pertanyaan dari lidah jiwaku
suara-suara itu tak bisa dipenjarakan
di sana bersemayam kemerdekaan
apabila engkau memaksa diam
aku siapkan untukmu: pemberontakan!

sesungguhnya suara itu bukan perampok
yang ingin merayah hartamu
ia ingin bicara
mengapa kau kokang senjata
dan gemetar ketika suara-suara itu
menuntut keadilan?
sesungguhnya suara itu akan menjadi kata
ialah yang mengajari aku bertanya
dan pada akhirnya tidak bisa tidak
engkau harus menjawabnya
apabila engkau tetap bertahan
aku akan memburumu seperti kutukan

PERINGATAN

jika rakyat pergi
ketika penguasa pidato
kita harus hati-hati
barangkali mereka putus asa

kalau rakyat sembunyi dan berbisik-bisik
ketika membicarakan masalahnya sendiri
penguasa harus waspada dan belajar mendengar

bila rakyat tidak berani mengeluh
itu artinya sudah gawat
dan bila omongan penguasa
tidak boleh dibantah
kebenaran pasti terancam

apabila usul ditolak tanpa ditimbang
suara dibungkam kritik dilarang tanpa alasan
dituduh subversif dan mengganggu keamanan
maka hanya ada satu kata: lawan!

Solo, 1986

Sampai di Luar Batas

Kau lempar aku dalam gelap
Hingga hidupku menjadi gelap
Kau siksa aku sangat keras
Hingga aku makin mengeras
Kau paksa aku terus menunduk
Tapi keputusan tambah tegak
Darah sudah kau teteskan
Dari bibirku
Luka sudah kau bilurkan
Ke sekujur tubuhku
Cahaya sudah kau rampas
Dari biji mataku
Derita sudah naik seleher
Kau menindas
Sampai
Di luar batas

Wiji Thukul,17 November 1996

Aku Masih Utuh dan Kata-kata Belum Binasa

aku bukan artis pembuat berita
tapi aku memang selalu kabar buruk buat
penguasa

puisiku bukan puisi
tapi kata-kata gelap
yang berkeringat dan berdesakan
mencari jalan
ia tak mati-mati
meski bola mataku diganti
ia tak mati-mati
meski bercerai dengan rumah
ditusuk-tusuk sepi
ia tak mati-mati
telah kubayar yang dia minta
umur-tenaga-luka

kata-kata itu selalu menagih
padaku ia selalu berkata
kau masih hidup

aku memang masih utuh
dan kata-kata belum binasa

(Wiji Thukul.18 juni 1997)

Nah, itulah, puisi perjuangan karya Wiji Thukul..... Mantabs....! Sayang, kita tidak akan lagi mendapatkan puisi-puisi dari Sosoknya, karena dia telah hilang Ditelan Ketidakadilan dan arogansi kekusaan. Sampai sekarang tidak ditemukan..!

Pertama kali saya mendengar ada seniman bernama Wiji Thukul adalah dari sepenggal kalimat "maka hanya ada satu kata: LAWAN...!" Kalimat ini bahkan lebih terkenal dari Wiji Thukul itu sendiri.
ReadFull Article ..

Sunday, December 8, 2013

Puisi Putri Septiyana

Kumpulan Puisi Putri Septiyana - Kalau anda ingin puisi karya Anda dipublikasikan di blog ini, silahkan baca syarat dan ketentuannya di halaman kirim Puisi.

MENDUNG RINDUKU

Sore yang terdamba
Bersua dengan dirimu dari pandangan kasap mata
Meraba senja sore gerimis bersama
Jerit cinta akan hati
Terusap letih akan tawa
Rinduku terbalaskan
Saat ku beranikan diri
Menyapa sorot matamu
Dengan penuh kesunyian
Di Sore hujan bulan Januari
Tertepis angan akan rindu
Terisak tangis saat berpisah
Teringat pagi akan berjumpa
Memang saat ini ku rindu
Memang saat ini ku cinta
Tertempa hujan bersama
Saat yang bahagia

HANYA SEBATAS MIMPI

Kau sapa lembut hati
Kau sentuh rambut ini
Kau cium rasa kalbu
Kau tenun indah senyumku
Kau dendangkan lagu cinta
Kau telah rentangkan sayap dara
Menerbangkan aku dalam dekapanmu
Tapi itu hanya sebatas mimpi
Angan dan mimpiku
Sulit terlampaui oleh kaki
Terlewati harus menembus takdir
Tak mudah karena melawan sang Asa
Inilah anganku
Hanya sebatas mimpi

ANGAN BINTANG

Kerlipan indah bintang
Telah mengajak ku untuk menatap
Di tengah malam yang lelap
Ku berada di kolong langit
Tengadah ke atas menerka jumlah bintang
Tak terkira sampai saat ini
Dingin menusuk rusuk
Kaki lempoh lunglai berjalan
Terdiam sepi dalam mimpi dan cita
Andaikan aku bisa
Melihat ini semua bersamamu
Dengan belahan jiwa kita kelak
Menemaniku menerka bintang
Bertatap bersama
Diterima riang canda
Itulah anganku bersama anganmu
Terbawa sampai saat ini

Kumpulan puisi ini dikirim oleh Putri Septiyana. Hak cipta ada pada penulis, apabila ada yang ingin menggunakan puisi-puisi ini untuk kepentingan lain, harap hubungi pihak yang bersangkutan sebelumnya.


Kumpulan Puisi >> Puisi Persahabatan >> Puisi Patah Hati >> Puisi Romantis >> Puisi Rindu >> Puisi Sahabat >> Puisi Ibu >> Puisi Lucu >> Puisi Sakit Hati >> Puisi Perpisahan >> Puisi Putus Cinta >> Puisi Sedih >> Puisi Bahasa Inggris >> Puisi Sunda >> Puisi Cinta Kahlil Gibran >> Puisi Harapan >> Puisi Kehidupan >> Puisi Kangen >> Puisi Humor >> Puisi Gombal >> Puisi Jatuh Cinta >> Puisi Hujan
ReadFull Article ..

Sunday, October 27, 2013

Puisi Cinta Kesepian

Puisi Cinta Kesepian - Hubungan saat berpacaran memang sangat asik dan sangat manis sekali likaliku yang sering kita hadapi asalah saat kita sudah nyampek dirumah dan si dia tidak ada di sebelahan kita maka puisi rindu dan kesepian akan sangat tampak dan ingin menuliskan suasana seperti ini, untuk di berikan kepada pacar supaya mereka juga mengerti kalau kita lagi kesepian kalau tida ada hadirnya dirinya disisiku.


Memang perasaan ini tidak bisa di hilangkan begitu saja karena hal ini membuat para hati kecil selalu merindukan dirinya hingga kami sampekan puisi kesepian rindu untuk mu yang lagi jauh. Memang banyak sekali untean kata yang bisa tuliskan dengan memberikan sms cinta atau memberikan kata kata romantis tetapi dengan hal ini kurang pas menurut saya, ? kenapa karena dengan menusilkan puisi cinta bisa membuat pasangat kita lebih tahu lagi kedalaman perasaan kita terhadap dirinya. Maka sebaiknya anda tuliskan puisi cinta seperti di bawah ini.


Puisi Melukis Cinta Untukmu

Melukis hati dengan warna merah jambu
Kuukirkan kata cinta untukmu
Walau kering tinta yang terpakai
Kan kubasahi dengan air kehidupan cinta yang menghidupkan kita berdua
Aku bukanlah orang yang sempurna untukmu
Aku bukanlah orang yang tampan rupawan yang pantas mendampingimu
Tapi aku dapat berusaha membahagiakanmu
Walau rintangan menghalangi cinta kita
Walau goncangan kehidupan menghalau kita
Walau dunia menjauhkan kita
Biarlah segala terpaan mengusik cinta kita
Ku tetap mencintaimu
Kanku setia mendampingimu
Selama hayat merengut jiwaku

Puisi Tanpa Hadirmu Malam Ini

Ku tersandar diambang jendela kamarku dengan termurungnya wajah burukku..
Lalu ku lihat awan malam yang tak dihiasi dengan cahya bintang dan rembulan..
Sepi sunyi dan gelap gulitanya malam adalah yang ku rasakan kini..
Kekasih jauh disana tak ada kabar yang memberi ku harapan..
Harapan tuk selalu dia ada disini menemani malamku yang sunyi..

Angin berhembus sangat kencang sehingga telah menusuk ke tulang rusukku..
aku merasakan kau ada disini menemaniku dengan sejuta cinta dan kasih sayangmu..

Namun ku menoleh ke belakang..
Apa yang ku lihat ??
sebuah tempat yang gelap dan tak dapat ku mampu melihat satupun yang berada disana..

Wahai hati!!
sadarlah engkau sadarlah!!!
Engkau disini sendiri,hanya sendiri..
Tak ada satu pun yang menemani..
Tak ada tak ada dan tak ada!!!

Kasihku..
dimana kau saat ini sayang??
tak tahukah dirimu bahwa hati ini sangat menantikan kedatangan dirimu tuk hadir disisiku.. 

    Karya : Ella Raharjha
    http://www.facebook.com/nadyacllumnndkungaremabustomi


Semoga dengan informasi yang kami sampekan untuk puisi cinta kesepian yang lagi rindu dengan pasangan bisa menjadi hal terbaik buat anda untuk menuliskan puisi cinta kepada bujaan hati anda nantinya. Dan admin mengucapkan terimakasih banyak atas dukungan anda di tempat ini sobat.
ReadFull Article ..