Showing posts with label 7. Show all posts
Showing posts with label 7. Show all posts

Wednesday, December 18, 2013

Jauhi 7 Perairan Ini Jika Anda Belum Siap Dijemput Kematian

Bumi ini 70% di antaranya adalah berupa perairan. Kenapa demikian? Karena air memang menjadi bahan kebutuhan utama untuk makhluk hidup bertahan hidup. Tapi tahukah kamu kalau ada air-air yang mematikan?

Ya, sekalipun memang menguntungkan akan keberadaannya, air-air yang dilansir oleh listverse.com ini bisa dianggap mematikan karena sangat berbahaya jika dikonsumsi oleh manusia. Penasaran apa saja?

1. Sungai Johannesburg


Jika kamu berkesampatan mencari air di sekitar sungai Johannesburg maka kamu harus berhati-hati karena akan ada banyak sekali bakteri E.Coli berenang di dalamnya. Jumlah bakteri Coli di sungai ini juga begitu banyak hingga melampaui tingkat yang masuk akal.

Beberapa daerah, seperti dekat Jembatan Cheetah, terdapat E. coli 240 kali lipat yang tentunya jika kamu konsumsi bisa mengakibatkan sakit perut parah.


2. Danau Karachay


Danau Karachay yang terletak di Karachay sangatlah murni, indah namun mematikan. Danau itu bisa menjadi sumber radioaktif paling berbahaya di bumi karena menjadi tempat pembuangan utama limbah nuklir sampai tahun 90-an.

Racun Karachay cukup untuk bisa membunuhmu tanpa harus meminum airnya. Bagaimana bisa? Karena dengan berdiri di pinggirnya kamu bisa menerima serangan radiasi mematikan yang radioaktifnya tak akan hilang sampai setidaknya 500 tahun nanti.


3. Sungai Potomac


Sungai Potomac terletak di bawah kota Washington DC dan dianggap sebagai sungai mematikan karena seringnya korban tewas di sana. Dilaporkan rata-rata 6 orang tewas setiap tahunnya di Potomac sehingga membuatnya begitu buruk.

Daerah di antara Great Falls dan Chain Bridge membentuk aliran jeram yang menurun sejauh 1,5 kilometer sehingga arusnya yang kuat bisa membuat siapapun terjebak dan tewas di dalam air. 


4. Sungai Belle Fourche


Sungai Belle Fourche tidaklah beracun atau mengandung radioaktif. Namun danau ini memiliki titik-titik pusaran air mematikan yang tidak diketahui penyebabnya.

Terletak di dekat bendungan Diversion, banyak sekali kematian yang terjadi di sana. Kebanyakan adalah penduduk yang sedang menikmati indahnya sungai namun terperangkap pada pusaran air dan hilang di bawah air.


5. Sungai Tualatin


Sungai Tualatin di Oregon bukanlah tempat yang menyenangkan untuk anjing. Karena hampir setiap tahunnya banyak anak anjing yang tewas karena paparan racun ganggang hijau-biru.

Sebenarnya ganggang itu mengandung bakteri yang bisa membuat diare parah bagi siapapun yang mengonsumsi airnya.


6. Danau Mendidih


Dinamakan Danau Didih dan ditemukan pada tahun 1870 oleh dua pria Inggris. Temperatur yang ada di danau ini mencapai 82-91,5°C yang sangat mampu untuk membuat kulitmu terkelupas.

Sebenarnya suhu itu belum seberapa, karena suhu setinggi itu hanyalah diukur dari pinggiran danau yang berarti di bagian tengah dan dalamnya jauh lebih panas.


7. Danau Kivu


1.000 kaki di bawah Danau Kivu ada sebuah bom waktu. Bom waktu itu adalah lebih dari 250 kubik kilometer zat karbon dioksida bersama sekitar 65 kubik kilometer gas metana yang lebih dari cukup untuk mengalirkan listrik ke beberapa negara.

Masalahnya jika bom waktu itu diamankan maka akan membanjiri pemukiman di sekitarnya dan bisa menewaskan ribuan orang. Kini gas metana itu tidak aktif dan mungkin saja menunggu waktu.


9. Rio Tinto


Rio Tinto adalah salah satu sumber air paling asam yang ada di dunia dengan keseimbangan pH mencapai 2. Hal ini berarti Rio Tinto memiliki kandungan asam lambung yang sangat kuat dan mampu membunuh ikan yang berenang di dalamnya termasuk manusia.

Kandungan asam yang ada di Rio Tinto disebabkan oleh bakteri serta zat besi yang larut di air selama bertahun-tahun lamanya.


10. Danau Natron


Natron adalah danau garam, airnya memiliki pH sampai 10,5, begitu kaustik hingga bisa membakar kulit dan mata hewan yang tidak bisa beradaptasi dengannya.

Ditambah lagi dengan suhu airnya yang bisa mencapai 60 derajat Celcius. Danau ini bisa membuat apapun yang menyentuh air tersebut berubah menjadi batu.


Sumber :
kapanlagi.com
ReadFull Article ..

Monday, December 16, 2013

7 Bukti Kecanggihan Teknologi Kuno Indonesia

Mau tahu teknologi bangsa indonesia pada jaman dahulikala yang masih tetap ada hinga kini simak 10 Teknologi Kuno Bangsa Indonesia yang Paling Canggih berikut ini.

1. Borobudur: Bukti Kecanggihan Teknologi dan Arsitektur 


Borobudur adalah candi yang diperkirakan mulai dibangun sekitar 824 M oleh Raja Mataram bernama Samaratungga dari wangsa Syailendra. Borobudur merupakan bangunan candi yang sangat megah.
Tidak dapat dibayangkan bagaimana nenek moyang kita membangun Borobudur yang demikian berat dapat berdiri kokoh dengan tanpa perlu memakukan ratusan paku bumi untuk mengokohkan pondasinya, tak terbayangkan pula bagaimana batu-batu yang membentuk Borobudur itu dibentuk dan diangkut ke area pembangunan di atas bukit.
Bahkan dengan kecanggihan yang ada pada masa kini, sulit membangun sebuah candi yang mampu menyamai candi Borobudur. Borobudur juga mengadopsi Konsep Fraktal.
Fraktal adalah bentuk geometris yang memiliki elemen-elemen yang mirip dengan bentuknya secara keseluruhan. Candi borobudur sendiri adalah stupa raksasa yang di dalamnya terdiri dari stupa-stupa lain yang lebih kecil. Arsitektur yang keren bukan?
 

2. Kapal Jung Jawa: Teknologi Kapal Raksasa 


Jauh sebelum Cheng Ho dan Columbus, para penjelajah laut Nusantara sudah melintasi sepertiga bola dunia. Meskipun sejak 500 tahun sebelum Masehi orang-orang China sudah mengembangkan beragam jenis kapal dalam berbagai ukuran, hingga abad VII kecil sekali peran kapal China dalam pelayaran laut lepas.
Dalam catatan perjalanan keagamaan I-Tsing (671-695 M) dari Kanton ke Perguruan Nalanda di India Selatan disebutkan bahwa ia menggunakan kapal Sriwijaya, negeri yang ketika itu menguasai lalu lintas pelayaran di ”Laut Selatan”.
Pelaut Portugis yang menjelajahi samudera pada pertengahan abad ke-16 Diego de Couto dalam buku Da Asia, terbit tahun 1645 menyebutkan, orang Jawa lebih dulu berlayar sampai ke Tanjung Harapan, Afrika, dan Madagaskar.
Ia mendapati penduduk Tanjung Harapan awal abad ke-16 berkulit cokelat seperti orang Jawa. ‘Mereka mengaku keturunan Jawa,’ kata Couto, sebagaimana dikutip Anthony Reid dalam buku Sejarah Modern Awal Asia Tenggara.
Berdasarkan relief kapal di Candi Borobudur membuktikan bahwa sejak dulu nenek moyang kita telah menguasai teknik pembuatan kapal. Kapal Borobudur telah memainkan peran utama dalam segala hal dalam bahasa Jawa pelayaran, selama ratusan ratus tahun sebelum abad ke-13.
Memasuki abad ke-8 awal, kapal Borobudur digeser oleh Jung besar Jawa, dengan tiga atau empat layar sebagai Jung. Kata ‘Jung’ digunakan pertama kali dalam perjalanan biksu Odrico jurnal, Jonhan de Marignolli, dan Ibn Battuta berlayar ke Nusantara, awal abad ke-14.
Mereka memuji kehebatan kapal Jawa raksasa sebagai penguasa laut Asia Tenggara. Teknologi pembuatan Jung tak jauh berbeda dari karya kapal Borobudur; seluruh badan kapal dibangun tanpa menggunakan paku.
Disebutkan, jung Nusantara memiliki empat tiang layar, terbuat dari papan berlapis empat serta mampu menahan tembakan meriam kapal-kapal Portugis.
Bobot jung rata-rata sekitar 600 ton, melebihi kapal perang Portugis. Jung terbesar dari Kerajaan Demak bobotnya mencapai 1.000 ton yang digunakan sebagai pengangkut pasukan Nusantara untuk menyerang armada Portugis di Malaka pada 1513.


3. Keris : Kecanggihan Teknologi Penempaan Logam 


Teknologi logam sudah lama berkembang sejak awal masehi di nusantara. Para empu sudah mengenal berbagai kualitas kekerasan logam. Keris memiliki teknologi penempaan besi yang luar biasa untuk ukuran masyarakat di masa lampau.
Keris dibuat dengan teknik penempaan, bukan dicor. Teknik penempaan disertai pelipatan berguna untuk mencari kemurniaan besi, yang mana pada waktu itu bahan-bahan besi masih komposit dengan materi-materi alam lainnya.
Keris yang mulanya dari lembaran besi yang dilipat-lipat hingga kadang sampai ribuan kali lipatan sepertinya akan tetap senilai dengan prosesnya yang unik, menarik dan sulit. Perkembangan teknologi tempa tersebut mampu menciptakan satu teknik tempa Tosan Aji ( Tosan = besi, Aji = berharga).
Pemilihan akan batu meteorit yang mengandung unsur titanium sebagai bahan keris, juga merupakan penemuan nenek moyang kita yang mengagumkan. Titanium lebih dikenal sebagai bahan terbaik untuk membuat keris karena sifatnya ringan namun sangat kuat.
Kesulitan dalam membuat keris dari bahan titanium adalah titik leburnya yang mencapai 60 ribu derajat celcius, jauh dari titik lebur besi, baja atau nikel yang berkisar 10 ribu derajat celcius.
Titanium ternyata memiliki banyak keunggulan dibandingkan jenis unsur logam lainnya. Unsur titanium itu keras, kuat, ringan, tahan panas, dan juga tahan karat.
Unsur logam titanium baru ditemukan sebagai unsur logam mandiri pada sekitar tahun 1940, dan logam yang kekerasannya melebihi baja namun jauh lebih ringan dari besi.


4. Benteng Keraton Buton: Arsitektur Bangunan untuk Pertahanan 


Di Buton, Sulawesi Tenggara ada Benteng yang dibangun di atas bukit seluas kurang lebih 20,7 hektar. Benteng yang merupakan bekas ibukota Kesultanan Buton ini memiliki bentuk arsitek yang cukup unik, terbuat dari batu kapur. Benteng yang berbentuk lingkaran ini memiliki panjang keliling 2.740 meter. Benteng ini memiliki 12 pintu gerbang dan 16 pos jaga / kubu pertahanan (bastion) yang dalam bahasa setempat disebut baluara.
Tiap pintu gerbang (lawa) dan baluara dikawal 4-6 meriam. Jumlah meriam seluruhnya 52 buah. Pada pojok kanan sebelah selatan terdapat godana-oba (gudang mesiu) dan gudang peluru di sebelah kiri. Letaknya pada puncak bukit yang cukup tinggi dengan lereng yang cukup terjal memungkinkan tempat ini sebagai tempat pertahanan terbaik di zamannya.


5. Si Gale Gale : Teknologi Robot Tadisional Nusantara 


Orang Toba Batak Sumatra utara pada zaman dahulu sudah bisa membuat robot tradisional yang dikenal dengan sebutan si gale-gale. Boneka ini menguasai sistem kompleks tali yang dibuat sedemikian rupa. Melalui tali yang ditarik ulur inilah boneka itu dapat membungkuk dan menggerakan “tangannya” sebagai mana layaknya orang menari. Menurut cerita, Seorang Raja dari Suku Karo di Samosir membuat patung dari kayu untuk mengenang anak satu-satunya yang meninggal dunia. Patung kayu tersebut dapat menari-nari yang digerakkan oleh beberapa orang. Sigale – gale dimainkan dengan iringan musik tradisional khas Batak. Boneka yang tingginya mencapai satu setengah meter tersebut diberi kostum tradisional Batak. Bahkan semua gerak-geriknya yang muncul selama pertunjukan menciptakan kesan-kesan dari contoh model manusia.
Kepalanya bisa diputar ke samping kanan dan kiri, mata dan lidahnya dapat bergerak, kedua tangan bergerak seperti tangan-tangan manusia yang menari serta dapat menurunkan badannya lebih rendah seperti jongkok waktu menari. Si gale-gale merupakan bukti bahwa nenek moyang kita sudah dapat membuat boneka mekanikal atau robot walau dalam bentuk yang sederhana. Robot tersebut diciptakan untuk dapat meniru gerakan manusia.


6. Pengindelan Danau Tasikardi, Banten : Kecanggihan Teknologi Penjernihan Air 


Nenek moyang kita ternyata sudah mengembangkan teknologi penyaringan air bersih. Sekitar abad ke16-17 Kesultanan Banten telah membangun Bangunan penjernih air untuk menyaring air yang berasal dari Waduk Tasikardi ke Keraton Surosowan. Proses penjernihannya tergolong sudah maju. Sebelum masuk ke Surosowan, air yang kotor dan keruh dari Tasik Ardi disalurkan dan disaring melalui tiga bangunan bernama Pengindelan Putih, Abang, dan Emas.
Di tiap pengindelan ini, air diproses dengan mengendapkan dan menyaring kotoran. Air selanjutnya mengalir ke Surosowan lewat serangkaian pipa panjang yang terbuat dari tanah liat dengan diameter kurang lebih 40 cm. Terlihat sekali bahwa pada masa tersebut sudah mampu menguasai teknologi pengolahan air keruh menjadi air layak pakai. Danau Tasik Ardi sendiri merupakan danau buatan. Sebagai situs sejarah, keberadaan danau ini adalah bukti kegemilangan peradaban Kesultanan Banten pada masa lalu. Untuk ukuran saat itu, membuat waduk atau danau buatan untuk mengairi areal pertanian dan memenuhi kebutuhan pasokan air bagi penduduk merupakan terobosan yang cemerlang


7. Karinding : Teknologi Pengusir Hama dengan Gelombang Suara 


Alat musik dari Sunda ini terbuat dari pelepah kawung atau bambu berukuran 20 x 1 cm yang dipotong menjadi tiga bagian yaitu bagian jarum tempat keluarnya nada (disebut cecet ucing atau ekor kucing), pembatas jarum, dan bagian ujung yang disebut panenggeul (pemukul). Jika bagian panenggeul dipukul, maka bagian jarum akan bergetar dan ketika dirapatkan ke rongga mulut, maka akan menghasilkan bunyi yang khas.
Alat ini bukan cuma untuk menghibur tapi juga ternyata berfungsi mengusir hama di kebun atau di ladang pertanian. Suara yang dihasilkan oleh karinding ternyata menghasilkan gelombang low decibel yang menyakitkan hama sehingga mereka menjauhi ladang pertanian. Frekuensi suara yang dikeluarkan oleh alat musik tersebut menyakitkan bagi hama tersebut, atau bisa dikatakan frekuensi suaranya melebihi dari rentang frekuensi suara hama tersebut, sehingga hama tersebut akan panik dan terganggu konsentrasinya.

ReadFull Article ..

Perhatikan 7 Simbol Agar Pakaian Awet

Bila kamu membeli pakaian, jangan lupa perhatikan simbol cara merawatnya. Pada T-shirt biasanya terdapat di label, atau bagian kaus lain tergantung produsennya. Hal ini ternyata penting agar usia pakaian bisa lebih lama dan tak cepat rusak.

Inilah 7 simbol yang harus diperhatikan:


1. Temperatur
 

Simbol temperatur menunjukkan suhu yang dibutuhkan atau bisa ditolerir oleh pakaian tersebut. Ada juga simbol dua tanda yang berarti harus di wool-wash dan mungkin harus dicuci dengan mesin khusus. Tapi kalau tak ada tanda apapun, silahkan cuci asal jangan melebihi 40 derajat Celcius.



2. Pemutih?


Sebaiknya baca dulu simbol pemutih sebelum memberikan cairan pemutih. Simbol pemutih digambarkan dengan logo segitiga. Kalau pakaian yang tak boleh diberi pemutih, gambar segitiganya dicoret silang. Mudah kan?



3. Boleh dicuci dengan mesin?



Ada pakaian yang memiliki simbol gambar tangan. Artinya, pakaian ini tak boleh dicuci dengan mesin cuci alias harus manual dengan tangan. Kalau dipaksa dengan mesin cuci, jangan salahkan kalau pakaiannya nanti mudah rusak.



4. Dry cleaning? 


Kalau mencuci dengan cara dry cleaning, noda-noda bandel seperti cat atau bahan-bahan kimia lainnya bisa dihilangkan dengan mudah. Tapi cara mencuci dry cleaning ini mempunyai efek negatif yang bisa membuat warna pakaian pudar dan mengekrut. Simbol dry cleaning adalah gambar lingkaran di label pakaian. Kalau lingkaran dicoret silang, maka dry cleaning adalah haram hukumnya.



5. Cara mengeringkan

Kalau ada satu titik di dalam gambar lingkaran dalam sebuah kotak, berarti pakaian tak boleh dikeringkan di suhu tinggi. Sebaliknya pakaian boleh dikeringkan dengan suhu tinggi bila ada dua titik. Kalau tanda silang bagaimana? Nah ini artinya harus dikeringkan manual, tak boleh pake mesin.



6. Boleh diperas?


Kebiasaan kita sehabis mencuci adalah langsung diperas. Tujuannya sih agar pakaian cepat kering, betul? Tapi ada loh pakaian yang tidak boleh diperas. Biasanya simbol larangan untuk memeras pakaian dicantumkan jika memang dilarang.



7. Suhu setrika
 

Gambar setrika juga mirip dengan cara mengeringkan, yakni ada gambar titiknya. Kalau titiknya satu, pakaian tak boleh disetrika di suhu tinggi. Suhu hangat jika ada dua titik dan suhu tinggi bila ada tiga titik. Dengan begini, setrika jadi mudah kan?





Sumber:
gugling.com
ReadFull Article ..

Saturday, October 26, 2013

Kapolri Usir Seorang Perwira Polisi di Tengah Sertijab 7 Kapolda



Kapolri Usir Seorang Perwira Polisi di Tengah Sertijab 7 Kapolda - Jakarta - Di tengah upacara serah terima jabatan, Kapolri Jenderal Timur Pradopo tiba-tiba memerintahkan salah seorang anak buahnya untuk keluar dari ruangan upacara. Ini terjadi saat para pejabat melakukan tanda tangan berita acara di hadapan Kapolri.

Upacara sertijab dimulai pada pukul 07.00 WIB, Senin (16/9/2013) di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta. Acara pun berlangsung khidmat.

Namun tiba-tiba jenderal berbintang empat itu menunjuk salah satu petugas provos yang berdiri di sisi ujung ruangan. Saat petugas provos berbaret biru menghadap ke Timur.

Dia diperintahkan Timur untuk menjemput salah satu anggota Polri yang di berdiri di barisan nomor tiga. Anggota Polri tersebut kemudian dibawa oleh dua orang provost keluar ruangan.

Saat dikonfirmasi, Timur memberikan penjelasan singkat. "Tadi hanya bicara saja, mungkin kelelahan," ujar Timur kepada wartawan, di Rupatama Mabes Polri.

[ source ]
ReadFull Article ..